3.9 Menerapkan teknik penelusuran Search Engine
Transform your PDFs into Flipbooks and boost your revenue!
Leverage SEO-optimized Flipbooks, powerful backlinks, and multimedia content to professionally showcase your products and significantly increase your reach.
MENERAPKAN TEKNIK
PENELUSURAN SEARCH ENGINE
MUSTOFA, S. KOM
Kompetensi Dasar
3.9 Menerapkan teknik penelusuran Search Engine
4.9 Melakukan penelusuran informasi
Indikator Pencapaian Kompetensi
3.9.1 Menyimpulkan teknik penelusuran Search Engine
4.9.1 Melakukan penelusuran informasi
Tujuan Pembelajaran
Pengetahuan : Secara mandiri Peserta didik Mampu Menyimpulkan teknik penelusuran Search Engine
dengan benar
Ketrampilan : Secara mandiri Peserta didik Mampu Melakukan penelusuran informasi dengan baik
SEARCH ENGINE
(mesin pencari/pelacak/penelusur) adalah salah satu program
komputer yang dirancang khusus untuk membantu seseorang
menemukan file-file yang disimpan dalam komputer, misalnya dalam
sebuah web server umum di web (www) atau komputer sendiri.
Mesin pencari memungkinkan kita untuk meminta content media
dengan kriteria yang spesifik (biasanya berisikan frase atau kata yang
kita inginkan) dan memperoleh daftar file yang memenuhi kriteria
tersebut.
KOMPONEN SEARCH ENGINE
1. Query Interface
2. Query Engine
3. Database
4. Spider
5. Indexer
1. QUERY INTERFACE
Query interface adalah komponen penting pertama yang merupakan bentuk
tampilan atau format situs yang menyediakan fasilitas searching engine. Bentuk
yang paling sederhana adalah tersedianya sebuah kotak kosong di situs dimana
user dapat menuliskan data atau informasi yang ingin dicari (lihat situs
Yahoo.com atau Altavista.com). Yang harus diketahui oleh user adalah bahwa
tidak semua situs memiliki kemampuan yang sama dalam membantu user untuk
mengekspresikan jenis data atau informasi yang ingin dicari. Dalam bahasa
komputer cara mengekspresikan ini disebut sebagai query. Contohnya adalah
seseorang yang ingin mencari data atau informasi mengenai hal-hal yang
berkaitan dengan kesehatan ibu dan anak, dapat menggunakan query semacam:
“kesehatan” and “ibu” and “anak”.
2. QUERY ENGINE
Komponen kedua adalah Query Engine, merupakan sebuah program yang
bertugas untuk menterjemahkan keinginan user ke dalam bahasa yang
dimengerti oleh mesin komputer. Secara teknis, perusahaan-perusahaan
penyedia searching engine berlomba-lomba membuat query engine yang baik
sehingga selain tepat dalam mengekspresikan keinginan user, dapat pula
melakukan tugas pencarian secara cepat.
3. DATABASE
Database pada dasarnya merupakan kumpulan atau daftar
dari dokumen maupun arsip dari seluruh situs yang ada di
internet. Semakin besar skala internet, akan semakin besar
pula kapasitas penyimpan yang dibutuhkan.
4. SPIDER
Spider merupakan komponen terpenting dalam sebuah searching engine. Secara
berkala dan kontinyu, spider akan mendata setiap situs yang ada di internet,
baik yang baru maupun yang lama. Terhadap masing-masing situs, selain
alamatnya, akan diambil kata-kata kunci dari arsip maupun dokumen yang
ditemukan. Katakanlah dari situs Bidanku.com akan diambil setiap kata pada
kalimat judul artikel, disinilah sebenarnya persaingan antara situs terjadi, yaitu
strategi dan teknik apa yang dipergunakan dalam melakukan sampling terhadap
kata-kata yang akan menjadi kunci dalam pencarian arsip dan dokumen.
5. INDEXER
Indexer merupakan sebuah program untuk mempercepat proses pencarian.
Filosofi yang dipergunakan mirip dengan prinsip penggunaan indeks pada kamus
atau buku-buku. Perang antar situs pun terjadi di sini, karena teknik melakukan
indeks akan sangat berpengaruh terhadap kecepatan pencarian data atau
informasi. Biasanya yang terjadi di sini adalah adu algoritma (alur logika sebuah
program) antar para programmer yang direkrut oleh masing-masing
perusahaan.
JENIS SEARCH ENGINE
BERDASARKAN CARA MENGUMPULKAN DATA HALAMAN-HALAMAN WEB, MESIN PENCARI
DAPAT DI KELOMPOKKAN MENJADI 4 KATEGORI :
1. HUMAN ORGANIZED SEARCH ENGINE
Mesin pencari yang dikelola sepenuhnya oleh tangan manusia. Mesin pencari ini
menggunakan metode dengan memilah-milih informasi yang relevan dan
dikelompokan sedemikian rupa sehingga lebih bermakna dan bermanfaaat bagi
penggunannya. Situs ini dalam prakteknya memperkerjakan para pakar dalam
bidang-bidang tertentu, kemudian para pakar tersebut dapat mengkelompokan
situs-situs tertentu sesuai dengan bidangnnya atau kategori situs itu sendiri.
2. COMPUTER CREATED SEARCH ENGINE
Search engine kategori ini banyak memiliki kelebihan karena banyak menyajikan
inforrmasi walaupun kadang-kadang ada beberapa informasi yang tidak relevan
tidak seperti yang kita inginkan. Search engine ini telah menggunakan software
laba-laba atau spider software yang berfungsi menyusup pada situs-situs
tertentu, kemudian mengumpulkan data serta mengelompokan dengan sedikit
bantuan tangan manusia.
3. HYBRID SEACRH ENGINE
Merupakan gabungan antara tangan manusia dengan computer, sehingga
menghasilkan hasil pencarian yang relative akurat. Peran manusia dalam hal ini
adalah sebagai penelaah dalam proses pengkoleksian database halaman web.
Sebenarnya tipe ini lah yang paling mudah pembuatannya karena dapat didesain
sesuai dengan keinginan kita.
4. METACRAWLER/METASEARCH
Merupakan perantara dari mesin pencari yang sebenarnya. Mesin ini hanya akan
mengirimkan permintaan pencarian ke berbagai mesin pencari serta
menampilkan hasilnya satu di layer browser sehingga akan menampilkan banyak
sekali hasil dari ber bagai mesin pencari yang ada.
CARA KERJA SEARCH ENGINE
CARA KERJA SEARCH ENGINE
Program Search Engine dalam menjalankan fungsinya sebenarnya bekerja
bersamaan dengan Browser. Ketika kita mengetikkan sesuatu lalu Enter, Search
Engine-lah yang bekerja melakukan pencarian di database. Hasil yang didapat
diberikan kembali ke Browser, lalu Browser menampilkannya untuk kita dalam
format yang mudah kita mengerti. Sebenarnya Search Engine tidak tampak, ia
bekerja di balik layar. Search Engine juga sebenarnya bekerja dengan temantemannya
yaitu crawler atau indexer atau robot atau bot.
CACHE
• Mesin pencari web bekerja dengan cara menyimpan informasi tentang banyak
halaman web, yang diambil secara langsung dari www. Halaman ini di ambil
dengan web crawler-browser web yang otomatis mengikuti setiap pranala
yang dilihatnya. Isi setiap halaman lalu dianalisis untuk menentukan cara
mengindeksnya (misalnya kata-kata di ambil dari judul, subjudul, atau field
khusus yang di sebut meta tag). Data tentang halaman web disimpan dalam
sebuah database indeks untuk digunakan dalam pencarian selanjutnya.
CACHE
Sebagian mesin pencari seperti Google, menyimpan seluruh atau sebagian halaman sumber (yang disebut
cache) maupun informasi tentang halaman web itu sendiri. Ketika seorang pengguna menggunakan mesin
pencari dan memasukan query, biasanya dengan memasukan kata kunci, mesin mencari akan mengindeks
dan memberikan daftar halaman web yang paling sesuai dengan kriterianya. Daftar ini biasanya disertai
ringkasan singkat menggenai judul dokumen dan terkadang sebagian teks dari hasil pencarian yang kita
cari.
• Kelebihan:
• 1. Kecepatan dan kemudahan dalam mencari
• 2. lebih canggih dengan fitur yang dimilikinya
• 3. Tampilan yang sederhana
CACHE PADA GOOGLE
Google merupakan satu-satunya mesin pencari yang memilki cach. Dengan
adanya cache ini, si pencari dapat menghemat waktu pencarian, karena hasil
pencarian yang akan ditampilkan.
• Kekurangan:
Dengan kelebihan yang dimilikinya, ternyata mesin pencari ini jadi bidikan para
spamer untuk menampilkan iklan-iklan yang tidak diperlukan. Mereka
memanfaatkan setiap celah yang ada pada sistem algoritma Google untuk
memaksa iklan mereka tampil pada halaman terdepan. Maka, pencarian pun
terasa tergangggu.